Sabtu, 17 Maret 2012

karya tulis " PENJERNIHAN AIR"


 
PENJERNIHAN AIR DENGAN SEDERHANA
MAKALAH

Di Susun untuk memenuhi salah satu  tugas   Mata Pelajaran Pendidikan lingkungan hidup


Disusun Oleh:
Meilani nurajizah
Nabila azahra
Haryo I chatra
m.ihza radifan



SMP NEGERI 15 KOTA SUKABUMI
DINAS PENDIDIKAN KOTA SUKABUMI

2012


KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga karya tulis ini dapat kami selesaikan.
             Karya tulis ini disusun berdasarkan fakta yang sebelumnya telah kami praktekkan . Karya tulis ini terdiri dari beberapa bab, bab pertama  berupa pendahuluan yang terdiri atas latar belakang,  ,tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Adapun bab dua berupa pembahasahan dan cara pembuatan. serta bab tiga berupa penutupan dan saran.
            Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada pihak pihak yang telah mendukung karya tulis ini. Sehingga selesai pada waktunya untuk memenuhi tugas PLH (pendidikan lingkungan hidup).
Hadirnya karya tulis ini mudah-mudahan menjadi bagian khasanah ilmu pengetahuan yang memudahkan pelajar megetahui segala tentang air dan cara penjernihan nya, selain itu di harapkan saran dan  kritik yang membangun di tengah-tengah keterbatasan kami menulis sebuah karya, demi perbaikan karya tulis ini.

Akhir kata, selamat membaca , dan sukses selalu..
                                                                                               
                                                                             


  Sukabumi, Maret  2012


                                                                                           Penyusun

DAFTAR ISI
Halaman judul …………………………………………………………...............................i
Kata pengantar……………………………………………………………………………………..ii
Daftar isi ……………………………………………………………………………………………..iii
Bab I …………………………………………………………………………………………………….1
a.     Pendahuluan
b.     Tujuan
c.      Manfaat 
Bab II……………………………………………………………………………………….……………2
a.     Pemahaman konsep
b.     Konsep pembuatan
c.      Cara pembuatan
Bab III ………………………………………………………………………………………….………4
a.     Penutupan
b.     Saran
Daftar pustaka …………………………………………………………………………..…………5




                                                                                          
BAB I
PENDAHULUAN
A.latar belakang
Air merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air sumur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubah/menjernihkan air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai.
Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air.
Penelitian di sejumlah negara Eropa, Timur Tengah, Asia Barat dan negara lainnya saat ini tidak mensyaratkan nilai batasan minimum dan optimum terhadap tingkat kekeruhan air, jumlah kalsium maupun magnesium. Dengan kata lain tidak membatasi negara-negara anggotanya dalam mengimplementasikan sebuah persyaratan kedalam peraturan nasional mereka. Terlepas dari semua perbedaan tersebut, semua meyakini bahwa kandungan mineral atau zat padat terlarut lainnya yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Dengan kata lain air yang tidak bersih sebaiknya tidak melebihi ambang batas tertentu terhadap kandungan zat-zat yang merugikan kesehatan atau bahkan dibuat seminimum mungkin.
Tingkat kekeruhan air akan sangat bervariasi sesuai sengan struktur atau kandungan mineral dalam tanah dan pada masing-masing lokasi. Diperlukan penelitian khusus untuk dapat mengetahui kandungan mineral sumber air pada suatu lokasi. Pada daerah yang memiliki sumber mata air permukaan tanah penelitian dapat dilakukan lebih cepat, dibandingkan dengan daerah tanpa sumber mata air dimana kemungkinan harus dilakukan melalui pengeboran terlebih dahulu. Penanggulangan secara cepat dapat dilakukan dengan cara melakukan penyaringan air dengan menggunakan beberapa teknik penyaringan air bersih secara alami/buatan maupun modern/tradisional.
B. tujuan
Karya tulis ini bertujuan memberikan informasi mengenai bagaimana cara penjernihan air secara sederhana.

C. manfaat
Agar para pembaca dapat megetahui bagaimana proses penjernihan air secara sederhana dan menerapkannya di kehidupan sehari – hari.

BAB II
PEMBAHASAN

A. pemahaman konsep

Kondisi fisik air dapat dilihat secara kasat mata, seperti jernih, keruh, atau kotor, banyaksampah. Dalam kenyataan air seperti itu diproses agar menjadi air yang dapat digunakan olehmasyarakat.Air baku yang bersih itu tidak saja bening, tetapi tidak bau, tidak berasa ataupun tidak beracun,dan PH netral.Sumber air baku yang baik biasanya dari mata air di pegunungan.Pada kenyataannya air banyak tercemar bahan organik dan anorganik yang larut didalamnyasehingga air tidak layak untuk digunakan memenuhi kebutuhan hidup. Seringkali airmengandung lumpur, kapur, zat besi, bakteri dan banyak bahan lainnya yang tidak baik untukkesehatan, maka air seperti itu jangan digunakan untuk keperluan mencuci, memasak atauminum.Air keruh biasanya disebabkan karena mengadung lumpur dan dapat dijernihkan melaluiproses kimia dengan menggunakan PAC (Poli alumunium clorida), Bekerjanya bahan kimiatersebut yaitu mengikat molekul lumpur dalam air, kemudian lumpur akan mengendap di dasarbak atau kolam.Air yang banyak kandungan lumpur atau kapur bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama,akan menyebabkan batu ginjal karena lumpur atau zat kapur akan mengendap dalam tubuhkita.Selain pencemaran oleh lumpur , air dapat juga tercemar karena pembusukan bahan organik,seperti daun , batang kayu, rumput dan yang lainya.Sebagai contoh , air rawa mempunyai tingkat keasaman yang tinggi akibat pembusukan daun-daunan yang terendam di air sehingga tidak dapat dikonsumsi .Air dapat juga tercemar bakteri yang merugikan karena bakteri (microorganism) dapat hidup dilingkungan air dan tidak dapat dilihat secara kasat mata. Bila air tersebut dikonsumsi secaralangsung akan menyebakan sakit perut, muntaber dan lain-lain.Semua bentuk pencemaran air baik akibat lumpur, sampah, maupun mikroorganisma adalahmasalah yang harus dicarikan solusinya.Secara alami air tawar yang ada di daratan adalah hasil dari proses siklus yang cukuppanjang dengan beberapa tahapan antara lain penguapan, pengembunan , hujan/ es,peresapan, pengaliran dan seterusnya. Sumber air yang utama untuk siklus tersebut adalah airlaut.Seperti kita ketahui bahwa bumi kita sebagian besar (70%) terdiri atas permukaan laut. Air lautyang berjumlah besar tersebut tidak dapat dikonsumsi langsung oleh manusia. karena air laut
 
banyak mengandung unsur garam, Oleh karena itu manusia dengan teknologinya berusahamemanfaatkan air laut dengan meniru proses alam yang dikenal dengan
desalinasi.Proses desalinasi adalah cara yang dilakukan manusia untuk menghilangkan kadar garamdalam air laut sehingga menghasikan air tawar. Proses tersebut membutuhkan biaya yangmahal.Oleh karena itu bila kita sadari bahwa proses siklus air sampai dengan menghasilkan hujanadalah karunia Tuhan yang sangat luar biasa kepada mahluk di bumi khususnya manusia. Bilahal itu dihitung, biayanya tak terhingga. Semua itu berkat kekuasaan Tuhan Yang MahaPengasih dan Penyayang kepada manusia, maka sepatutnya kita selalu bersyukur dan berterimakasih pada Nya

B.Konsep pembuatan alat penjernih air sederhana

Cara-cara manusia untuk mendapatkan air bersih melalui proses pembuatan alatpenyaringan atau penjernihan air.Ada beberapa cara menjernihkan/ menyaring untuk mendapatkan air yang layak digunakanmanusia . Cara tersebut bersifat mekanik ataupun kimiawi tergantung kondisi airKita disini akan membahas tentang Sistem penjernihan dan penyaringan denganmemperlambat aliran.Sistem ini menggunakan bahan penyaring, seperti sabut , batu-batu, arang aktif, busa . Air yang melewati penyaring tersebut akantersaring sehingga menghasilkan air yang jernih.Adapun kegunaan dari bahan-bahan tersebut ialah1.

Serabu, karena tersebut dapat menyerapendapan-endapan air yang membuat warna air jadi keruh.dan kita bisa melihatendapan-endapan tersebut yang menempel pada kapas berupa warna endapan atau airkotor tersebut2.

Batu-batu atau kerikil,krikil disinih berfungsi untuk menyaring material-material yangberukuran besar contoh : daun-daun yang berada di sungai,lumut,ganggang dll.3 
Arang aktif atau pun batu bata,berfungsi untuk Menyaring/menghilangkan bau, warna,zat pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam alat/penyulinganair.

C. Cara pembuatan 

Disinih kita akan membahas cara pembuatan alat penjernih air.1.

Siapkan alat dan bahan:
 
Cara pembuatan1.

a.alat
1. pisau
2. gunting

b. bahan
1. krikil
2.srabut
3.busa
4.arang
5.kain
6.botpl bekas
7.selang

Tahap pembuatan:
1.      Potong atau gunting botol bekas sehingga menjadi dua
2.      Lubangi satu bagian botol di bawah, dan satu lagi di bagian pinggir bawah
3.      Susun bahan bahan – bahan
a.       Bagaian Satu 
1.      kain
2.      krikil
3.      Serabut
4.      Arang
5.      Busa
6.      Begitupun dengan botol bagian ke dua



Setelah selesai menyusun dan membuat alat tersebut cobalah masukan air kotoryang keruh ke dalam botol yang telah siap pakai,lihat dan amati hasilnya


BAB III
PENUTUPAN

A.kesimpulan
Penyaringan atau filtrasi terhadap air dapat dilakukan melalui proses alami maupun buatan. Tujuannya adalah untuk memurnikannya. Meskipun tidak ada cara yang benar-benar mampu menyaring karena kuman lebih kecil dari pori-pori pada sistem filtrasi/penyaringan  terbaik sekali pun, setidaknya teknik atau cara yang di bahas dalam makalah ini dapat menjadi cara alternatif yang digunakan untuk menghasilkan air yang lebih memenuhi syarat untuk diminum maupun digunakan dalam kehidupan sehari – hari

B. saran
Sebenarnya tidak ada saran yang benar benar dapat kami berikan sebagai cara penjernihan air seperti pada kesimpulan di atas.
Walaupun sekarang masih banyak air bersih di rumah rumah, namu kami menyarankan agar tidak membuang Cuma Cuma air tersebut. Dan jangan sampai mencemari sumber sumber air yang ada, seperti kita ketahui begitu sulitnya menjernihkan air, walaupun bisa, itu tidak sejernih dan tidak sebersih air dari sumbernya. Yang di berikan Tuahan yang maha esa













DAFTAR PUSTAKA

Artikel non-personal, http://arelinfafa.wordpress.com/2011/11/22/penyaringan-air-secara-sederhana/ di akses 12 maret 2012
Artikel non-personal, http://www.makalahtentang.info/makalah/11+cara+penyaringan+air+tradisional+filter+penyaring+penjernih+air.html  di akses 12 maret 2012









0 komentar:

Poskan Komentar